الخميس، 17 مارس، 2016

'Rasullullah Kami Merinduimu'

Alhamdulillah setelah sekian lama menyepi, diri ini kembali lagi. Sungguh sudah lama aku ingin menulis, namun keterbatasan waktu, laptop dan wifi sering kali membantutkan nawaitu itu. Biarlah, mungkin Allah masih belum mengizinkan..

Mengimbas kembali tentang blog ini yang satu ketika dulu aku mula menulis kerana terpengaruhkan sahabat baikku, indri putri (nama betulnya indra putra ^_^ ) ; dialah orang yang mengajarku untuk berjinak dalam dunia blogger.. Terima kasih sahabat, mudah2an aku ikhlas menulis dan engkau juga mendapat imbalannya.

Terlalu banyak ingin aku coretkan kali ini, namun bila jari mula mencapai keyboard, semuanya bercampur menjadi satu, tidak tahu yang manakah harus dimulakan.



Teman2, esok aku akan ke umrah. Ya Allah sungguh aku masih terpana, tidak menduga Allah sudi menjemput diri yang hina ini ke sana lagi, ke tanah suci itu. Ku kira, sudah lebih empat tahun ketika kali pertama aku mengerjakan umrah bersama dengan kawan2 bujang ketika di mesir. Esok aku akan pergi lagi, tapi kali ini bersama isteri tercinta dan ibu mertuaku hehe...

Sebetulnya perasaanku masih bercampur baur, hati begitu galak untuk ke sana namun dalam masa yang sama aku menjadi malu untuk menziarahi Rasullullah lantaran dosa yang terlalu banyak meliputi kalbu.

Ah aku jadi teringat saat itu, ketika tangan melambai kepada Rasullullah mengucapkan salam, melintasi Raudhah nan kehijauan, menziarahi al Baqi' yang dihuni makam isteri baginda dan para sahabat yang mulia, ya tuhan hati terlalu rindu!

Tengahari esok di KLIA, kami akan berangkat dulu ke Madinah al Munawwarah, nama kota yang diberi sendiri oleh baginda Nabi Muhammad SAW. Teman2, aku terfikir alangkah bahagianya insan2 yang diberi anugerah untuk bertemu dengan Rasullullah ketika di dunia ini lagi, pasti hidup mereka tidak sama seperti orang lain.



Di saat mereka dirudum kesedihan, pasti kenangan atau mimpi bertemu Rasullullah bisa menjadi penawar paling mujarab yang bisa memadamkan segala kepedihan hidup. 

Ketika aku di Iskandariah dalam satu kelas tafakkuh edisi khas bersama Ust Akli, datang satu soalan bertulis yang berbunyi ; 'Ustaz, apa tandanya jika bermimpi bertemu dengan nabi? Sebab saya rasa saya pernah bermimpi bertemu nabi, tapi saya bukanlah baik sangat..'

Demi Allah, ada hati yang bergetar ketika itu, ada hati yang menangis demi mendengar soalan itu! Ya Allah, ada juga antara kami yang pernah bertemu dengan Rasullullah, walaupun kami hanya mahasiswa/wi perubatan dan bukannya pengajian Islam.



'Nabi sebut orang yang bermimpi bertemu dengan nabi, seolah2 dia melihat aku dalam jaga. Ulama mentafsirkan hadis itu bahawa melihat dalam jaga itu ertinya; InsyaAllah orang itu akan melihat nabi  secara live di syurga kelak...' - Ustaz Akli

Allahuakbar! Hati ini tak mampu bertahan lagi, terus bertakbir bertahmid memuji tuhan yang maha agung, tuhan yang maha indah. Ada antara kami hari itu yang akan menjadi ahli syurga, ya tuhan beruntungnya insan itu. Alangkah indahnya andai insan itu ialah aku.

Mudah-mudahan, satu hari nanti. Ameen...

(Cukuplah untuk kali ini, masih ada barang yang perlu dikemas.. Teman2, doakan kami ya, semoga permusafiran umrah ini dipermudahkan dan diredhaiNya.. Juga tolong doakan isteriku, kandungannya baru berusia 10 minggu, hati sedikit risau memikirkan itu..Apa2 pun, bantuan Allah itu dekat kan.. ^_^ )